Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara

Melanjutkan tulisan Contoh Soal PG Penjas Kelas X Semester 1 Beserta Jawabannya ~ K13 bagian ke-8 (soal nomor 106-120), bagian kesembilan berisikan materi penjas orkes tentang Pergaulan Sehat Antaremaja. Berikut, contoh soal penjaskes pilihan ganda kelas 10 semester satu dan kunci jawabannya untuk siswa SMA/SMK/MAK/MA, dimulai dari soal nomor 121 sampai dengan 130. 121. Pergaulan bebas atau seks bebas dalam negara maju disebut dengan istilah..... a. free line b. free day c. free se* d. free man e. free girl Jawaban: c 122. Proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu atau individu dengan kelompok disebut dengan.... a. perkenalan b. pergaulan c. percakapan d. politik e. sosialisasi Jawaban: b 123. pergaulan yang membawa pengaruh positif bagi perkembangan kepribadian seseorang disebut.... a. pergaulan masa kini b. pergaulan tradisional c. pergaulan sehat d. pergaulan tidak sehat e. pergaulan kuat Jawaban: c 124. Berikut ini yang bukan kegiatan dari konsep pergaulan sehat adalah.... a. belajar kelompok b. kegiatan olahraga c. kegiatan pencinta alam d. kegiatan keagamaan e. kegiatan membolos sekolah Jawaban: e 125. Pergaulan bebas disebut juga dengan..... a. pergaulan modern b. pergaulan tradisional c. pergaulan sehat d. pergaulan tidak sehat e. pergaulan masa kini Jawaban: d 126. Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara.... a. ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan film b. diskusi kelompok, penyuluhan, debat, dan drama c. debat, tanya jawab, drama, diskusi dan kelompok d. ceramah, diskusi kelompok, adu argumene, dan drama e. adu argumen, diskusi kelompok, film, dan tanya jawab Jawaban: a 127. Menurut Aristoteles, manusia merupakan makhluk sosial (zoon-politicon) yang artinya.... a. tidak lepas dari kebersamaan dengan manusia lain b. bisa hidup sendiri c. manusia yang berpolitik d. bisa memenuhi kebutuhannya sendiri e. tidak memerlukan orang lain Jawaban: a 128. Cara menghindari pergaulan bebas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu.... a. kaidah agama dan pendidikan sekolah b. pendidikan sekolah dan kaidah sosial c. pendidikan dalam keluarga dan kaidah sosial d. kaidah agama dan pendidikan dalam keluarga e. kaidah agama dan kaidah sosial Jawaban: d 129. Diantara cara pencegahan pergaulan bebas yang dilakukan keluarga, kecuali.... a. menjauhkan anak dari hal-hal yang mengarah pada pergaulan bebas b. memberikan informasi tentang bahaya pergaulan bebas secara bertahap c. menanamkan etika cara memelihara diri dari hal-hal negatif d. mengajarkan anak cara berpacaran e. mengajarkan kaidah keagaamn sedini mungkin Jawaban: d 130. Orang yang paling cocok untuk memberikan pelajaran pergaulan sehat bagi remaja adalah.... a. orang tua b. saudara c. teman d. kakak e. dokter Jawaban: a

Lanjut ke soal UAS Penjas => Contoh Soal UAS Penjas Kelas X Semester 1 K13 Beserta Jawabannya (PG dan Essay)

Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara

Dhafi Quiz

Find Answers To Your Multiple Choice Questions (MCQ) Easily at cp.dhafi.link. with Accurate Answer. >>


Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara

Ini adalah Daftar Pilihan Jawaban yang Tersedia :

  1. Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi, Kelompok dan Film
  2. Diskusi Kelompok, Penyuluhan, Debat dan Drama
  3. Debat, Tanya Jawab, Drama, Diskusi dan Kelompok
  4. Ceramah, Diskusi, Kelompok, Adu Argumen dan Drama
  5. Adu Argumen, Diskusi Kelompok, Film dan Tanya Jawab

Jawaban terbaik adalah A. Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi, Kelompok dan Film.

Dilansir dari guru Pembuat kuis di seluruh dunia. Jawaban yang benar untuk Pertanyaan ❝Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara…..❞ Adalah A. Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi, Kelompok dan Film.
Saya Menyarankan Anda untuk membaca pertanyaan dan jawaban berikutnya, Yaitu Pergaulan bebas disebut juga dengan..... dengan jawaban yang sangat akurat.

Klik Untuk Melihat Jawaban

Kuis Dhafi Merupakan situs pendidikan pembelajaran online untuk memberikan bantuan dan wawasan kepada siswa yang sedang dalam tahap pembelajaran. mereka akan dapat dengan mudah menemukan jawaban atas pertanyaan di sekolah. Kami berusaha untuk menerbitkan kuis Ensiklopedia yang bermanfaat bagi siswa. Semua fasilitas di sini 100% Gratis untuk kamu. Semoga Situs Kami Bisa Bermanfaat Bagi kamu. Terima kasih telah berkunjung.

Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara

Ceramah, tanya jawab diskusi kelompok dan film

karena remaja adalah masa dimana peralihan anak-anak ke dewasa yang mana mereka akan merasa mudan tersinggung/sensitif terhadap hal-hal yang berbau perdebatan dan adu argumen. Mereka lebih menyukai hal yang menghibur dan dapat membuka perspektif baru mereka.

------------------------------------------------------------------------------

Semoga membantu  :]

pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara

Jawaban
ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan film

Pencarian tentang pertanyaan Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

A. ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan flim B. diskusi kelompok, penyuluhan, debat, dan drama C. debat, tanya jawab, drama, dan diskusi kelompok D. ceramah, diskusi kelompok, adu argumen, dan drama

E. adu argumen, diskusi kelompok, flim, dan tanya jawab​

Pertanyaan  : Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara 

Jawaban : A. ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan flim

Dalam bergaul terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu kondisi fisik, kebebasan emosional, interaksi sosial, dan pengetahuan terhadap kemampuan sendiri.

Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara  yang baik, tidak melanggar aturan norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Ciri-ciri pergaulan sehat ialah mau menyadari perkembangan diri, bernilai positif, mampu untuk mengerti, tidak berprasangka buruk, saling terbuka, serta menghormati dan kekurangan masing-masing.

Pertanyaan Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara kami memberikan jawaban dari pertanyaan tersebut dengan berbargai penjelasan lengkap dan rinci.

Karena, jawaban pertanyaan Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara yang kami utarakan di atas sudah melewati proses moderasi.

Baca juga : Dibawah ini yang termasuk ciri dari pendidikan informal adalah

Materi Bergaul Sehat

Pergaulan memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan kepribadian seseorang, khususnya dalam hal pertumbuhan anak-anak dan remaja. Baik di sekolah maupun di rumah, Anda pasti banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman dan bersosialisasi dengan mereka. Dalam memilih teman untuk bergaul, kita harus berhati-hati.

Akibatnya, kita harus bisa memilih teman dan suasana yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu kita. Ada konvensi dan pedoman yang berlaku dalam asosiasi yang memastikan bahwa kita semua bergaul dengan cara yang sehat. Apakah Anda mengerti apa artinya memiliki pergaulan yang baik? Silakan baca materi berikut dengan penuh perhatian untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hubungan yang sehat.

Setiap hari, kami menghabiskan waktu dengan sekelompok orang yang beragam. Koneksi positif dan negatif akan tercermin dalam kepribadian berdasarkan asosiasi yang dibuat selama eksperimen. Pergaulan yang baik dapat berupa kerjasama antar individu atau organisasi untuk mencapai tujuan atau sasaran yang positif. Konotasi negatifnya lebih terfokus pada pergaulan bebas daripada yang lainnya.

Ini adalah sesuatu yang harus dihindari dengan segala cara, terutama bagi remaja yang masih berusaha mencari tahu siapa mereka. Ketika seseorang dalam masa remaja, dia sering kali sangat tidak stabil, mudah terpengaruh oleh bujukan, dan bahkan bersemangat untuk mencoba sesuatu yang baru yang dia mungkin tidak yakin bermanfaat untuknya.

Remaja adalah generasi pemimpin masa depan yang akan membimbing bangsa ke arah yang lebih positif. Mereka memiliki perspektif jangka panjang, dan kegiatan yang mereka ikuti membantu mereka, keluarga mereka, dan lingkungan semaksimal mungkin. Akibatnya, remaja membutuhkan perawatan ekstra dari diri mereka sendiri, orang tua mereka, dan seluruh masyarakat.

Pengertian Pergaulan Sehat

Asosiasi didefinisikan sebagai hubungan antara individu, termasuk individu dan kelompok orang. Kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kesetaraan adalah pedoman ideal kelompok. Faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan fisik individu, kebebasan emosional, hubungan sosial, dan kesadaran akan keterampilan sendiri, semuanya berperan dalam proses asosiasi.

Memiliki hubungan yang sehat dengan orang lain, atau dengan lawan jenis, berarti Anda tidak melanggar norma dan etika sosial yang berlaku. Hubungan yang sehat dicirikan oleh karakteristik berikut: kesadaran akan pertumbuhan diri sendiri, nilai-nilai yang baik, kemampuan untuk memahami, tidak adanya prasangka, kemampuan untuk terbuka satu sama lain, dan penerimaan kekurangan diri sendiri.

Beberapa Cara Remaja Bergaul secara Sehat

Bergaul dengan siapa pun adalah hal yang menyenangkan, tetapi Anda juga harus memperhatikan cara bergaul dengan mereka secara sehat. Beberapa contoh Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara  ditunjukkan di bawah ini.

1. Adanya kesadaran beragama bagi remaja.

Remaja sangat membutuhkan pengetahuan yang lebih baik, pemahaman yang lebih dalam, dan pengabdian pada prinsip-prinsip agama. Dalam kehidupan sehari-hari, telah ditunjukkan bahwa mayoritas pemuda yang melakukan kejahatan tidak memahami standar agama. Akibatnya, kita harus sadar agama untuk menghindari terlibat dalam hubungan beracun.

2. Memiliki perasaan loyalitas

Teman-teman yang setia perlu berperan penting dalam perkembangan hubungan sosial remaja yang sehat. Karena kehidupan seorang remaja bisa dibuat lebih tenang akibat dari wawasan tersebut.

3. Pilih sekelompok teman.

Kita memilih teman untuk memastikan bahwa kita tidak terpengaruh oleh sifat-sifat negatif dari orang-orang di sekitar kita. Meski begitu, kita tidak harus menghindari individu yang berada dalam hubungan yang tidak sehat; kita mungkin masih berteman dengan mereka sambil menjaga jarak tertentu di antara kita. Pastikan Anda tidak terlalu dekat dengannya.

4. Isi waktu dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus produktif.

Mereka yang menghabiskan waktu luangnya dengan membaca materi yang tidak pantas (misalnya, novel seks/buku komik) menempatkan diri mereka sendiri dan orang lain dalam risiko dan dapat dicegah untuk berbuat baik. Akibatnya, jika kita memiliki waktu luang, kita harus mengisinya dengan kegiatan produktif seperti menulis cerpen, membuat sketsa, atau kegiatan lain semacam itu.

5. Ada perbedaan yang jelas antara pria dan wanita dalam beberapa situasi.

Remaja harus menjaga jarak aman dari lawan jenis untuk mencegah situasi yang berpotensi membahayakan. Misalnya, jangan duduk terlalu dekat dengan orang lain karena hal ini dapat mengakibatkan hasil yang tidak diinginkan.

6. Menjaga kestabilan emosi.

Jika kita menghadapi suatu situasi, kita tidak boleh menjadi emosional. Anda harus melatih kesabaran dengan menenangkan emosi Anda sendiri. Hal ini diperlukan untuk memecahkan masalah dan berkomunikasi, bukan untuk mengekspresikan kemarahan atau emosi.

C. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Pemuda dalam Olahraga

Individu sebagai makhluk sosial diharapkan mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi sebagai akibat interaksinya dengan lingkungan sosial dan menampilkan diri dengan cara yang sesuai dengan aturan dan konvensi yang berlaku. Dengan cara yang sama, ada berbagai elemen yang dapat mempengaruhi hubungan remaja, termasuk, namun tidak terbatas pada, berikut ini.

  • Kondisi fisik Kondisi fisik dan penampilan remaja merupakan faktor penting dalam kemampuannya menjalankan rutinitas sehari-hari dengan sukses. Mereka umumnya memiliki persyaratan tertentu untuk mendapatkan bentuk ideal yang mereka inginkan, misalnya postur tubuh yang tinggi, tubuh yang kurus, dan kulit putih yang dianggap cantik.

    Namun, tidak semua remaja berada dalam kondisi fisik puncak, yang dapat dimengerti. Akibatnya, anak-anak harus bisa belajar menerima dan memaafkan diri mereka sendiri atas segala kondisi fisik yang mungkin mereka alami. Menanamkan konsep bahwa penampilan fisik bukanlah definisi cantik yang sebenarnya pada remaja sangatlah penting. Kecantikan sejati berasal dari memiliki hati nurani yang baik, memiliki karakter yang sangat baik, dan memiliki kepribadian yang baik.

  • Kebebasan emosional Kemandirian psikologis merupakan hal yang diinginkan oleh sebagian besar remaja. Mereka ingin dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan kapan pun mereka mau. Ketika melakukan transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa, seorang remaja selalu berusaha untuk mendapatkan ide atau pemikirannya diakui dan selaras dengan orang dewasa.

    Pendekatan yang demokratis dan terbuka akan tampak lebih cerdas jika terjadi perbedaan pendapat antara anak dan orang tuanya dalam situasi ini. Salah satu metode untuk mencapai ini adalah dengan mengembangkan saling pengertian di mana satu pihak mencoba untuk memahami sudut pandang pihak lain.Saling pengertian juga dapat ditingkatkan dengan bertukar pengalaman atau berpartisipasi dalam kegiatan tertentu bersama-sama; hal yang paling penting adalah bagi orang tua untuk dapat menempatkan diri mereka pada posisi remaja mereka dan sebaliknya. Salah satu komponen terpenting dari pendekatan yang sehat untuk menyelesaikan perselisihan antara orang tua dan anak-anak adalah dengan mendengarkan secara aktif.

  • Interaksi Sosial
    Ketika datang untuk mengembangkan konsep diri yang baik, kontak sosial dan kapasitas untuk melakukan interaksi sosial keduanya penting. Seseorang harus dapat menganggap dirinya sebagai orang yang kompeten yang disukai oleh lingkungannya agar memiliki konsep diri yang positif. Ia memiliki gambaran realistis tentang dirinya yang sesuai dengan kenyataan saat ini (tidak direduksi atau dilebih-lebihkan)
  • Pengetahuan terhadap Kemampuan Diri Setiap kelebihan atau potensi yang ada pada diri manusia pada hakikatnya bersifat laten, menurut Pengetahuan Kemampuan Diri. Artinya harus digali dan dirangsang terus-menerus agar keluar dalam kondisi terbaik.

    Kita bisa mengamati ruang lingkup potensi itu serta garis-garis di mana potensi itu difokuskan, memungkinkan untuk digali lebih lanjut. dan dikembangkan untuk membuat karya yang signifikan. Ketika seorang remaja menerima dirinya apa adanya, diasumsikan bahwa dia akan dapat membuat penilaian terbaik tentang apa yang harus dilakukan, seperti memilih sekolah atau jenis kegiatan untuk diikuti.

  • Kontrol atas nilai moral dan agama sendiri. Orang yang berpegang teguh pada prinsip agama, menurut William James, psikolog yang mempelajari psikologi agama, cenderung memiliki jiwa yang lebih sehat. Keadaan tersebut diwujudkan melalui sikap positif, antara lain ceria, optimis, spontan, ceria, penuh gairah dan semangat.

    Lebih baik mereka yang menganggap agama sebagai kebiasaan yang membosankan atau usaha yang berat dan menyakitkan memiliki jiwa yang sakit daripada mereka yang memiliki jiwa yang sehat. Dia akan disusul dengan perasaan mengasihani diri sendiri, rasa bersalah, putus asa, dan lebih banyak depresi, antara lain.

Referensi

Jawaban dan juga penjelasan Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara diatas diambil dari banyak sumber sebagai referensi, mulai dari situs google, bing, yahoo, dan yandex.