Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?

Renaisans atau Abad Pembaharuan adalah kurun waktu abad ke-15 sampai abad ke-16 di dalam sejarah Eropa yang merupakan masa peralihan dari Abad Pertengahan ke Zaman Modern. Renaisans bermula seusai Krisis Akhir Abad Pertengahan, dan berkaitan dengan perubahan sosial besar-besaran.

Apa peran keluarga Medici pada masa Renaissance?

peran penting nya adalah membuktikan bahwa golongan biasa yg bukan bangsawan bisa sangat sukses di bidang bisnis (bank dsb) bahkan ada anggota keluarga madici yg diangkat menjadi hakim agung, dan 4 anggota keluarga nya ada yg diangkat menjadi paus.

Kenapa Renaissance dikatakan titik awal dari sebuah peradaban modern di Eropa?

Renaissance merupakan titik awal dari sebuah peradaban modern di Eropa. Essensi dari semangat Renaissance salah satunya adalah pandangan manusia bukan hanya memikirkan nasib di akhirat seperti semangat Abad Tengah, tetapi mereka harus memikirkan hidupnya di dunia ini. Manusia bukan budak melainkan majikan atas dirinya.

Apa yang anda ketahui tentang Renaissance brainly?

Renaissance adalah sebuah gerakan budaya yang berkembang pada periode kira-kira dari abad ke-14 sampai abad ke-17, dimulai di Italia pada Abad Pertengahan Akhir dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa.

Apa yang kamu ketahui tentang zaman Renaisans bagaimana dampaknya bagi bangsa bangsa Eropa?

Jawaban: Renaissance membawa pengaruh yang sangat besar terhadap kebudayaan dan kehidupan bangsa Eropa secara keseluruhan. Adapun pengaruh yang dimaksud adalah sebagai berikut: Seni dan budaya berkembang lebih pesat juga bebas. Masyarakat eropa menjadi lebih progresif sehingga banyak penemuan baru.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan zaman renaissance di Eropa dan mengapa muncul renaissance tersebut?

Masa renaisans adalah suatu periode dalam sejarah Eropa yang dimulai sekitar tahun 1400 di Italia. Masa renaisans adalah masa lahirnya kembali filosofi, kesusatraan, dan seni klasik jaman Yunani dan Romawi kuno. Masa Renaisans diawali dengan munculnya paham humanisme.

Kapan Renaisans?

Melansir ‘e-Modul Sejarah Kelas XI: Pemikiran di Balik Peristiwa Renaissance dan Aufklarung’ oleh Heri Purwanto, Renaissance merupakan masa yang terjadi pada abad ke-14 sampai abad ke-17. Gerakan perubahan ini dimulai dari Italia yang kemudian menyebar ke seluruh Benua Eropa.

Apakah proses renaissance pertama kali terjadi di Florence?

Semua pihak meyakini bahwa proses Renaissance pertama kali terjadi di kota Florence, Italia, sekitar abad ke-14 M. Perubahan yang terjadi pada hampir seluruh bidang kehidupan masyarakat Florence itu menyebar dengan sangat masif ke hampir seluruh kawasan Eropa Barat dalam waktu singkat.

Apa yang melatarbelakangi munculnya Renaissance?

– Quora Apa yang melatarbelakangi munculnya Renaissance? Menurut Wikipedia, Renaissance adalah sebuah gerakan budaya yang berkembang pada periode kira-kira dari abad ke-14 sampai abad ke-17, dimulai di Italia pada Akhir Abad Pertengahan dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa.

Apakah Renaissance dimulai di Italia?

Menurut Wikipedia, Renaissance adalah sebuah gerakan budaya yang berkembang pada periode kira-kira dari abad ke-14 sampai abad ke-17, dimulai di Italia pada Akhir Abad Pertengahan dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Ada konsensus bahwa Renaissance dimulai di Florence, Italia, pada abad ke-14.

Apakah itu gerakan Renaissance?

Apakah itu gerakan renaissance? Berikut adalah ulasan lebih lengkapnya. Renaissance merupakan istilah yang diambil dari Bahasa Perancis, Re yang berarti kembali dan Naitre yang berarti lahir.

tirto.id - Renaissance atau renaisans adalah gerakan budaya yang terjadi di abad ke 14 hingga 17. Gerakan ini muncul pertama kali di pusat kekuasaan gereja Italia, kemudian menyebar secara luas di dataran Eropa.

Renaissance berasal dari bahasa latin renaitre yang terdiri atas dua kata yakni, re berarti kembali dan naitre berarti lahir. Dalam bahasa Perancis, renaissance berarti terlahir kembali. Bagaimana sejarahnya?

Mengutip buku Modul Pembelajar SMA: Sejarah Kelas XI, setelah keruntuhan Kekaisaran Romawi di abad IV Masehi, perkembangan peradaban di Eropa seperti meredup. Selama kurun waktu 1000 tahun setelah keruntuhan Kekaisaran Romawi, Eropa berada dalam peradaban abad pertengahan.



Masyarakat Eropa abad pertengahan adalah manusia yang kehidupannya didominasi oleh gereja. Gereja dengan para pendetanya mendominasi kegiatan pengembangan dunia pemikiran. Akibatnya, inovasi dalam dunia pemikiran menjadi sangat terbatas, sehingga abad pertengahan disebut juga sebagai abad kegelapan atau dark ages.

Pada abad ke-14 M, kehidupan masyarakat Eropa dilanda berbagai bencana, seperti kekacauan politik, krisis ekonomi, dan wabah penyakit pes (black death). Hingga abad ke-15 M, kehidupan masyarakat Eropa mulai membaik seiring berkembangnya renaissance.

Masa renaissance ditandai dengan kelahiran kembali kebudayaan Yunani dan Romawi. Hal itu dicirikan oleh penghargaan terhadap etika, estetika, dan rasionalitas.

Menurut paham renaissance, manusia dapat hidup secara maksimal jika hak-hak individunya dihargai. Dengan demikian, ia harus melepaskan diri dari dominasi agama dan gereja. Ia dapat melakukan kegiatan keagamaan sebagai seorang individu, tetapi kebebasannya sebagai seorang manusia didasarkan kepada kehidupannya sebagai manusia di dunia.

Gerakan renaissance perlahan-lahan menyingkirkan peran agama dalam kehidupan publik. Sebagai ganti agama, masyarakat masa renaissance memperkuat fungsi dan peran negara. Negara diyakini sebagai sarana yang tepat untuk mewujudkan kesejahteraan.

Renaissance telah melahirkan masyarakat yang lebih progresif dan wujud semangat mandiri sehingga membawa kepada aktivitas penjelajahan dan kemajuan di Eropa.

Ajaran ini mendorong untuk mengejar ketertinggalan ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa Asia dan Afrika pasca-jatuhnya kota Konstantinopel ke tangan Kekaisaran Turki Utsmani yang mengisolasi daratan Eropa.

Tokoh-Tokoh Renaissance

Masa renaissance turut memberi ruang yang ideal bagi berkembangnya ilmu pengetahuan, hingga melahirkan tokoh-tokoh yang ahli dalam bidangnya masing-masing. Berikut tokoh-tokoh tersebut dikutip dari buku e-Modul Sejarah:

a. Bidang Seni dan Budaya

1. Albrect Duhrer (1471-1528) 2. Desiderius Erasmus (1466-1536) 3. Donatello 4. Ghirlandaio5. Hans Holbein (1465-1506) 6. Hans Memling (1430-1495) 7. Hieronymus Bosch (1450-1516) 8. Josquin De Pres (1445-1521) 9. Leonardo Da Vinci (1452-1519)

b. Bidang Penjelajahan Samudra

1. Christopher Colombus (1451-1506) 2. Ferdinand Magellan (1480-1521)

c. Bidang Ilmu Pengetahuan

1. Nicolaus Copernicus (1478-1543), seorang ahli Matematika dan astronomi dari Polandia yang terkenal dengan teori Heliosentris yaitu matahari sebagai pusat tata surya.2. Johan Gutenberg (1400-1468), penemu mesin cetak.3. Andreas Vesalius (1514-1564), pakar anatomi dari bangsa Dlemish dan menulis buku yang berpengaruh pada bidang ilmu anatomi.4. William Gilbert (1540-1603), pelopor penelitian tentang magnet dan dikenal sebagai sebutan bapak ilmu listrik.5. Galileo Galilei (1546-1642), ilmuwan asal Italia yang menemukan teleskop yang dapat melihat gunung-gunung di Bulan, dan menemukan bahwa Yupiter memiliki 4 satelit.6. Johannes Kepler (1571-1642), astronom asal Jerman yang berpendapat bahwa orbit dari planet-planet yang mengitari matahari tidak berbentuk lingkaran, namun elips.7. Petrarch (1304-1374), dianggap sebagai bapak humanisme renaissance Italia.

Bukan hanya soal mahakarya seni yang ikonik, zaman renaissance meninggalkan begitu banyak pengaruh terhadap kebudayaan Eropa. Bagaimana sejarahnya?

Sobat Zenius, elo tahu nggak apa lukisan di bawah ini?

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?
Ilustrasi lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci. (Arsip Zenius)

Yap, apa lagi kalau bukan lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang ikonik banget. Mahakarya berupa lukisan minyak ini sempat kembali viral beberapa bulan yang lalu, setelah dilempari kue oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.

Nah, Sobat Zenius, lukisan Mona Lisa merupakan salah satu karya seni yang dibuat pada masa Renaissance. Wah, kalau melihat ke belakang, ada banyak banget mahakarya oleh seniman ternama pada zaman itu.

Misalnya, ada Patung David oleh Michelangelo, desain arsitektur Katedral Santa Maria del Fiore oleh Filippo Brunelleschi, lukisan The School of Athens oleh Raphael, berbagai literatur oleh William Shakespeare, dan masih banyak lagi.

Zaman Renaissance atau dalam bahasa Indonesia Renaisans, tidak hanya menonjolkan perkembangan dunia seni dan budaya saja, melainkan juga aspek lainnya di dunia sains, penemuan, filsafat, dan pengetahuan.

Jadi penasaran deh, gimana sih latar belakang terjadinya Renaissance, dan apa saja dampaknya terhadap dunia? Mari kita bahas sejarah singkat Renaissance melalui artikel kali ini.

Pengertian Renaisans

Sebelum kita menyelam lebih jauh dalam pembahasan sejarah masa Renaissance, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu Renaissance.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Renaissance dalam bahasa Indonesia dapat dituliskan sebagai Renaisans. Istilah Renaisans ini pertama kali dikenalkan oleh seorang ahli sejarah asal Prancis bernama Jules Michelet.

Secara etimologi, Renaisans berasal dari bahasa Latin yang terdiri dari “re” (lagi) dan “naisans” (kelahiran). Dalam bahasa Perancis Renaissance berarti terlahir atau kelahiran kembali.

Istilah ini biasa digunakan untuk menandakan suatu periode atau masa peradaban di abad ke-14 hingga abad ke-17 Masehi di Eropa, di mana Renaissance dalam sejarah peradaban Eropa berarti kelahiran kembali kebudayaan kuno Yunani dan Romawi.

Untuk memahami konsep renaisans dengan lebih baik, gue punya rekomendasi video materi dari Zenius, nih. Elo tinggal klik link video di bawah ini saja. Selamat menonton!

Video: Konsep Renaisans

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?
Yuk, nonton video materi konsep renaisans di Zenius! (Arsip Zenius)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Renaisans atau Renaissance adalah masa gerakan perubahan di Eropa yang terjadi di abad ke-14 hingga abad ke-17 Masehi, di mana masyarakat berusaha untuk mempelajari kembali nilai-nilai humanisme yang sudah ada sejak masa Romawi Yunani.

Gampangnya Sobat Zenius, ingat saja bahwa Renaisans itu merupakan masa-masa masyarakat Eropa terlahir kembali, di berbagai aspek.

Pertanyaannya, kok bisa ya terjadi masa atau gerakan seperti ini? Untuk menjawab itu, kita perlu membahas latar belakang dari gerakan ini di bagian selanjutnya.

Latar Belakang Renaissance

Di bagian sebelumnya, gue sempat menyebutkan bahwa, Renaisans itu bisa dibilang seperti masa-masa di mana ada gerakan yang kembali menilik nilai-nilai humanisme masa Romawi Yunani, kan?

Pada masa ini, muncul sebuah istilah “Renaissance Man” atau Manusia Renaisans, yang menekankan bahwa manusia itu bisa melakukan apa saja yang ia mau bila memang berkeinginan.

Pemikiran itu muncul karena adanya dorongan dan pemicu yang kemudian membuka lembaran masa Renaissance nih, Sobat Zenius.

Kira-kira apa saja ya yang memicu dan mendorong lahirnya masa Renaisans? Yuk, nonton video materi Zenius yang menarik banget soal latar belakang kemunculan zaman Renaisans.

Video: Penyebab Terjadinya Renaisans

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?
Video materi latar belakang renaissance. (Arsip Zenius)

Oke Sobat Zenius, ternyata ada berbagai faktor yang melatar belakangi masa Renaisans ini. Pada masa Renaisans, pengaruh gereja melemah. Salah satu penyebabnya adalah kejenuhan terhadap kehidupan gerejawi yang mendominasi.

Kala itu masyarakat yang mulai jenuh dengan dominasi gereja ditambah dengan usaha membaca kembali berbagai literatur klasik Romawi Yunani mendorong pemikiran dan filsafat yang terus berkembang.

Selain itu, kemunculan Renaisans ditandai dengan jatuhnya kekuasaan Konstantinopel pada tahun 1453. Sejak Konstantinopel jatuh, jalur perdagangan harus berubah, dan titik temu perdagangan yang baru itu berada di Italia.

Adanya pemikiran yang perkembang serta ketersediaan dana yang melimpah, merupakan salah satu faktor yang mendukung adanya suatu gerakan perubahan yang kemudian membuat Italia terlahir kembali. 

Seiring berjalannya waktu, tidak hanya Italia, namun negara-negara lain di Eropa pun juga merasakan “terlahir kembali”.

Berikut ini infografi yang menjelaskan latar belakang renaissance secara singkat.

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?
Flashcard Renaissance oleh Zenius (Dok. Zenius Education)

Jadi, tonggak awal kemajuan masyarakat Eropa pada masa Renaisans ditandai dengan kemunculan masyarakat yang mulai menggunakan penalaran mereka untuk berekspresi dan berkarya, Sobat Zenius.

Dengan majunya intelektualitas masyarakat yang juga terus didukung oleh dana yang mumpuni, banyak tokoh-tokoh Renaissance yang muncul dengan karya-karya yang keren banget.

Kira-kira dari penjelasan tadi apa saja nih dampak Renaissance? Pada masa Renaissance, kebebasan untuk berkarya dan berpikir terus berkembang, berbagai aspek kehidupan (ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya) berkembang, serta pengaruh gereja yang dulunya dominan berkurang.

Next, kita bahas ciri-ciri renaisans ya.

Baca Juga: Sejarah Evolusi Peradaban Eropa dan Periodisasi Lengkapnya – Materi Sejarah Kelas 11

Ciri-Ciri Renaissance

Masa kelahiran kembali alias Renaisans tidak terlepas dari ciri-ciri yang akan kita bahas di bagian ini. Apa saja?

Pertama, berkembangnya ilmu pengetahuan di Eropa. Pada masa ini, masyarakat banyak mempelajari karya filsuf dan ilmuwan kuno zaman Yunani Romawi. Sehingga, pemikiran Humanisme dan Rasionalisme sangat berkembang. Temuan mesin cetak pada masa ini mempermudah persebaran ilmu pengetahuan.

Kedua, berkurangnya pengaruh Gereja Katolik Roma. Sebelum masa Renaissance, gereja merupakan salah satu pihak dominan yang memegang kekuasaan tertinggi. Namun, pada masa Renaisans, masyarakat mulai memiliki pemikiran baru dan pengaruh gereja pun tidak sedominan dulu.

Ketiga, munculnya penemuan dan karya baru yang menekankan sisi humanisme. Ada begitu banyak aspek yang berkembang pada masa Renaisans, mau itu aspek budaya, seni, politik, filsafat, dan sains. Semua ini karena adanya pemikiran humanisme yang fokus studi dari sisi manusia.

Salah satu kota termasyhur, yang bisa dibilang sebagai salah satu ikon dari zaman Renaisans adalah Kota Florence (atau Firenze) di Italia. Elo bisa melihat pemandangan kota cantik ini di bawah ini.

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?
Ilustrasi Patung David oleh Michelangelo dan pemandangan Kota Florence di Italia. (Arsip Zenius)

Cantik banget, ya! Di situ elo bisa melihat ada satu gedung megah dengan atap berbentuk kubah, kan? 

Desain gedung tersebut merupakan salah satu desain arsitektur karya arsitek zaman renaisans, Filippo Brunelleschi.

Selanjutnya kita bahas beberapa tokoh Renaissance, yuk!

Tokoh Renaissance

Hmm, ngomongin soal tokoh Renaissance itu tidak ada habisnya deh. Soalnya, banyak banget tokoh keren yang karya benar-benar berpengaruh pada dunia.

Salah satu tokoh Renaissance yang paling sering disebut adalah Leonardo da Vinci, karena karya dan kontribusinya di bidang seni, sains, musik, penemuan, serta literatur.

Sebagai seniman dan ilmuwan, Leonardo da Vinci benar-benar merepresentasikan “Manusia Renaisans” yang bisa melakukan apapun. Hal itu bisa dilihat dari karya-karyanya yang meliputi berbagai bidang.

Kalau elo penasaran sama contoh tokoh Renaisans lainnya, kebetulan banget nih, ada beberapa biografi tokoh renaissance di Zenius Blog.

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?
Tokoh Renaissance. (Arsip Zenius)

Gue sediakan link artikelnya, ya. Elo cuma perlu klik nama tokohnya di bawah ini.

Mantap banget ya penemuan dan karya mereka? Sekarang, waktunya kita coba mengerjakan contoh soal, nih. Pembahasannya disediakan juga, lho.

Baca Juga: Pengertian Merkantilisme, Latar Belakang, Hingga Dampaknya – Materi Sejarah Kelas 11

Contoh Soal

Contoh Soal 1

Temuan yang memicu lahirnya masa Renaisans adalah…

A. Kereta Api

B. Telegram

C. Mesin Cetak

D. Kompas

E. Lampu

Pembahasan

Masa Renaisans merupakan periode di mana Eropa “terlahir kembali” berkat berkembangnya gagasan humanisme dan juga ilmu pengetahuan. Penyebaran ini dapat terjadi dengan luas karena adanya temuan mesin cetak yang membantu persebaran ilmu pengetahuan, Sobat Zenius.

Jadi, jawabannya adalah C.

Contoh Soal 2

Pendekatan humanisme membawa andil besar bagi lahirnya Renaisans karena….

A. Memposisikan manusia sebagai manusia

B. Menggambarkan manusia seada-adanya

C. Memposisikan manusia sebagai tolok ukur dari semuanya

D. Membuat karya seni dengan tema manusia

E. Menghidupkan gerakan pemikiran baru di Italia

Pembahasan

Wah Sobat Zenius, kira-kira mana nih jawaban yang paling tepat? Sebelum zaman Renaisans, masyarakat cenderung menggunakan sudut pandang teologis (keagamaan) untuk memahami segala sesuatu.

Namun pada masa Renaisans, masyarakat mulai menggunakan nalar dan pendekatan humanisme yang memposisikan manusia sebagai tolok ukur dari semuanya, baik untuk sains, seni, budaya, dan lain sebagainya.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

*********

Oke Sobat Zenius, itulah pembahasan singkat mengenai zaman Renaisans atau Renaissance. Kalau elo ingin mempelajari materi Sejarah lainnya dengan lebih dalam dan asyik, coba deh nonton video materi Zenius dan akses soal-soalnya.

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?

Biar makin mantap, Zenius punya beberapa paket belajar yang bisa lo pilih sesuai kebutuhan lo. Di sini lo nggak cuman mereview materi aja, tetapi juga ada latihan soal untuk mengukur pemahaman lo. Yuk langsung aja klik banner di bawah ini!

Pada abad ke-14 sampai 16 di Eropa muncul paham Renaissance Apakah yang dimaksud dengan paham Renaissance?

Referensi

Renaissance man – Britannica (Updated 2020)

Sejarah Lukisan Monalisa, Mahakarya Leonardo da Vinci yang Dilempari Kue – Suara.com (2022)

The Renaissance – The New York Times (2000)