Hasil kerajinan berikut ini yang termasuk sebagai fungsi kelengkapan ritual adalah

Kapanlagi.com - Sebutkan bentuk kerajinan yang ada di rumah kalian? Tentu banyak sekali ya, mulai dari taplak meja, keranjang rotan, sampai dengan baju batik yang biasa kalian pakai merupakan contoh dari hasil kerajinan. Bagi orangtua yang bisa membuat kerajinan, bisa mengajak anak belajar untuk membuatnya. Karena faktanya membuat kerajinan bisa bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak. Bagus atau tidak hasil yang didapatkannya bukanlah hal terpenting karena karya yang dibuat oleh anak adalah hasil dari imajinasinya.

Ada banyak sekali jenis-jenis kerajinan di Indonesia, salah satunya adalah kerajinan tekstil. Kerajinan tekstil adalah kerajinan yang dibuat dari bahan tekstil seperti wol, kain, benang, dan lainnya. Indonesia memiliki dua jenis kerajinan tekstil, yaitu kerajinan tekstil tradisional dan kerajinan tekstil modern.

 

 

1. Jenis Kerajinan Tekstil

(credit: flicker)

-Kerajinan tekstil tradisional

Kerajinan tekstil tradisional adalah kerajinan yang dibuat secara manual menggunakan tenaga manusia tanpa adanya bantuan mesin. Kerajinan ini memiliki harga dan nilai seni yang tinggi. Selain itu, kerajinan tekstil ini juga unggul pada daya tahannya yang sangat bagus dan bisa bertahan lama. Tapi jenis kerajinan tekstil tradisional memiliki kelemahan, seperti proses produksi yang cukup lama dan karena menggunakan tenaga manusia membuat jumlah yang dibuat terbatas.

-Kerajinan tekstil modern

Jenis kerajinan tekstil berikutnya adalah kerajinan tekstil modern. Seperti namanya, bisa diketahui bahwa kerajinan ini menggunakan mesin canggih sebagai alat untuk membuatnya. Jenis kerajinan ini memiliki kelebihan seperti efisien, tidak terlalu menguras banyak tenaga kerja, dan dengan peralatan canggih tersebut membuat kerajinan tekstil dapat diproduksi dalam jumlah banyak. Selain kelebihan, tekstil modern juga memiliki kelemahan seperti kualitas bahan yang kurang baik dan juga daya tahan produk yang lemah.

2. Contoh Produk Kerajinan Tekstil

(credit: flicker)

Setelah mengetahui dua jenis kerajinan tekstil, kalian juga wajib mengetahui contoh produk dari kerajinan tekstil. Berikut ada 10 contoh kerajinan tekstil yang ada di Indonesia:

-Kerajinan batik

Batik adalah bentuk karya seni khas Indonesia yang memiliki nilai seni tinggi dan banyak diminati di mancanegara. Ada beberapa lat untuk membuat batik, seperti canting untuk membuat pola gambar dan lilin panas. Setelah itu batik diberi warna dengan menggunakan teknik tutup celup untuk batik tradisional dan cap untuk batik modern.

-Kerajinan Sulam

Kerajinan sulam adalah sebuah kerajinan hias di kain atau bahan lainnya dengan menggunakan benang dan jarum. Seiring perkembangan teknologi, kerajinan ini bisa dibuat dengan manual atau bisa menggunakan mesin.

-Kerajinan kain perca

Dinamakan kain perca karena diambil dari sisa-sisa kain yang digunakan untuk membuat pakaian. Kerajinan ini dibuat dengan cara menggabungkan kain perca lalu dijahit dengan pola yang sudah dibuat

-Kerajinan Jahit tindas

Jahit tindas dibuat dengan menggunakan teknik menghias permukaan kain menggunakan bahan pelapis yang kemudian di jahit tindas pada permukaannya.

-Kerajinan tapestry

Kerajina tapestry adalah salah satu kerajinan tekstil tertua yang ada di dunia. Konsep kerajinan ini adalah penenunan yang menjadikan dua buah benang yang dibentuk saling bersilangan.

-Kerajinan cetak saring

Kerajinan ini menggunakan layar berbahan nilon dengan pola kerapatan yang telah ditentukan sebagai media cetaknya. Kerajinan tekstil cetak saring ini sudah berkontribusi pada industri tekstil modern.

-Kerajinan tenun

Kerajinan tenun merupakan kerajinan dengan teknik membuat sebuah kain. Indonesia memiliki berbagai macam corak tenun dari masing-masing daerah.

-Kerajinan makrame

Makrame adalah seni kerajinan simpul dengan mengerjakan rantaian benang awal dan juga akhir sampai membentuk tenunan pada rantai benang. Ada beberapa cara dalam membuat makrame, seperti dengan cara rajut, pilin, dan juga simpu.

-Kerajinan rajut

Merajut berarti merangkai benang atau tali dengan menggunakan dua jarum yang mirip sumpit di tangan kiri dan tangan kanan, dan dapat menghasilkan suatu hasil yang indah.

-Kerajinan renda

Renda adalah kerajinan dengan menggunakan teknik menautkan benang atau tali dengan menggunakan satu jarum berbentuk pengait sehingga menjadi suatu bentuk rangkaian tertentu. Kerajinan renda digunakan sebagai suatu bidang seperti taplak meja, tatakan gelas, hiasan, dan lain-lain.

3. Fungsi Kerajinan Tekstil

(credit: flicker)

Berdasarkan jenis dan contohnya, semua kerajinan tekstil dibuat dengan tujuan dan beberapa alasan berdasarkan fungsinya. Berikut fungsi-fungsi kerajinan tekstil yang harus kalian ketahui:

-Berfungsi sebagai simbolik, kerajinan tekstil melambangkan suatu hal tertentu yang berhubungan dengan nilai-nilai sepiritual.

-Berfungsi sebagai kelengkapan ritual, kerajinan tekstil mengandung suatu simbol dan magis yang berkaitan dengan sepiritual. Contohnya kain batik motif doa, ikat celup Indonesia Timur, dan lain-lain.

-Berfungsi sebagai mainan, seperti yoyo dan boneka.

-Berfungsi sebagai benda pakai, contohnya adalah kursi dan meja, tas dan ikat pinggang, yang bisa digunakan secara fungsionalnya.

-Berfungsi sebagai dekorasi, untuk memperindah ruangan seperti guci, makram, dan lain-lain.

Yuk Baca Lagi

Jakarta -

Tekstil adalah bahan yang terbuat dari benang hasil pemintalan serat yang kemudian ditenun, dirajut atau dengan cara penyatuan serat berbentuk lembaran menggunakan atau tanpa bahan perekat yang dipres.

Berdasarkan modul Pengantar Ilmu Tekstil karya Muh. Zyahri, ST, secara umum serat tekstil dapat digolongkan ke dalam serat alam, serat buatan, dan serat campuran.

Serat Alam

Serat alam adalah serat yang diperoleh dari alam, yaitu tumbuhan dan hewan.

  • Bahan serat tumbuhan terdiri dari serat dari batang, buah, daun, dan biji. Serat-serat tumbuhan tersebut dikenal juga dengan istilah serat selulosa (cellulose). Contoh jenis serat tumbuhan: serat flax (linen), jute, henep, rami, serat sabut kelapa, serat abaca (manila), sisal, henequen, dan serat kapas.
  • Serat hewan atau binatang terdiri dari rambut, bulu kulit, dan serat dari kepompong. Serat-serat binatang disebut serat protein (proteine). Contoh jenis serat binatang: serat dari unta, alpaca, kashmir, mohair, serat wol, dan serat sutera.

Serat buatan terbagi menjadi serat setengah buatan dan serat tekstil buatan (sintetis)

  • Serat setengah buatan adalah segala sesuatu yang asli dari selulosa serat tekstil buatan. Biasanya sisa-sisa katun atau bubur pulp kayu akan dicampur dengan larutan kimia, yang menghasilkan rayon viskosa, dan rayon asetat. Serat tersebut disebut sebagai serat selulosa regenerasi.
  • Serat tekstil buatan (sintetis) merupakan jenis serat yang keseluruhannya dibuat dari bahan kimia. Serat tekstil buatan memiliki sifat mudah terlipat atau melekuk (termoplastik).
    Contoh jenis serat buatan sintetis, yaitu serat akrilik, serat rayon, polyester, nilon, brinilon, enkalon, dan lain-lain.

Serat Campuran

Serat campuran adalah hasil kombinasi berbagai bahan serat yang berbeda. Serat ini biasanya mendominasi bahannya. Ternyata, sebagian besar tekstil yang banyak digunakan merupakan hasil pencampuran, sehingga dapat menghasilkan jenis dan kualitas bahan tertentu yang diinginkan.

Contoh dari serat jenis campuran adalah campuran dari katun, dan polyester.

Teknik Pengolahan Serat Tekstil

Pengolahan bahan-bahan serat menjadi bahan tekstil dapat dilakukan secara manual atau menggunakan mesin. Langkah-langkah pembuatan serat menjadi benang, hingga menjadi kain sebagai berikut:

  • Pemintalan benang adalah proses pemilihan serat yang dilanjutkan untuk pengolahan dari kapas menjadi benang.
  • Penggulungan benang, dilakukan ketika benang yang sudah dipintal kemudian digulung menggunakan alat penggulung.
  • Warna benang dilakukan melalui pencelupan. Benang yang telah diberi warna, kemudian akan dikeringkan.
  • Penenunan benang menjadi kain, benang yang sudah kering kemudian ditenun menjadi kain.

Kerajinan Tekstil

Tekstil sering dijadikan sebagai bahan untuk kerajinan. Dalam proses produksi kerajinan perlu melibatkan keterampilan, untuk dirancang agar memiliki nilai dan unsur estetik (keindahan), dan fungsional (kegunaan).

Kerajinan tekstil buatan adalah kerajinan yang terbuat dari bahan serat, benang, maupun kain, yang sebelumnya melalui pengolahan secara kimia.

Kerajinan tekstil di Indonesia terbagi dalam dua, yaitu kerajinan tekstil modern, dan kerajinan tekstil tradisional. Kerajinan tekstil modern banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional. Sedangkan, kerajinan tekstil tradisional memiliki makna simbolis, sehingga lebih digunakan untuk kebutuhan upacara tradisional.

Henni Ratnasusanti, M.Pd dalam modul Kemdikbud bertajuk Prakarya Aspek Kerajinan, menuliskan fungsi produk kerajinan tekstil dibuat untuk berbagai tujuan, yaitu sebagai penghias, benda pakai, kelengkapan ritual, dan fungsi simbolik.

Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai Sebagai benda pakai, kerajinan digunakan untuk keperluan praktis, diantaranya tempat pakain, tas, dompet, keset, jaket dan yang lainnya atau dikenakan sebagai

Dikutip dari buku Prakarya dan Kewirausahaan oleh Hendriana Werfhaningsih dkk, berikut adalah beberapa contoh kerajinan tekstil:

Dilihat dari fungsinya kerajinan tekstil dapat dibagi menjadi:

  • Sebagai pemenuhan kebutuhan sandang (fashion). Contohnya: baju, aksesoris, tas, topi, sepatu.
  • Sebagai pelengkap interior. Contohnya: kain untuk tirai, dan salut kursi.
  • Perlengkapan rumah tangga. Contohnya: sarung bantal, keset, seprai, dan taplak.
  • Sebagai wadah benda. Contohnya: dompet

Karya kerajinan tekstil tradisional Indonesia secara fungsi dapat digunakan sebagai:

  • Pemenuhan kebutuhan sandang yang melindungi tubuh. Contohnya: baju-baju daerah.
  • Sebagai alat bantu rumah tangga. Contohnya: kain untuk gendongan bayi dan kain untuk membawa barang.
  • Sebagai alat ritual atau tradisi tertentu.
    Contohnya:
  • Kain ikat celup Indonesia Timur, sebagai penutup jenazah.
  • Kain Tapis khas daerah Lampung, untuk dipakai saat pernikahan.
  • Kain Cepuk digunakan untuk ritual adat di Pulau Nusa Penida.
  • Kain Songket untuk digunakan dalam pernikahan dan khitanan.
  • Kain Poleng asal Bali digunakan saat acara ruwatan (penyucian).

Kain tradisional Indonesia mempunyai nilai estetis dan budaya yang tinggi. Contoh kain-kain tradisional Indonesia yang populer lainnya adalah kain batik, kain tenun ikat, kain sasirangan, dan masih banyak lagi.

Simak Video "Perajin di Kulon Progo Bikin Batik Motif Naga Vs Omicron"



(pal/pal)

Video yang berhubungan

Postingan terbaru

LIHAT SEMUA