ayat al-quran tentang penciptaan langit dan bumi

ayat al-quran tentang penciptaan langit dan bumi
Daftar Isi:
  • Pada hakikatnya Alam semesta merupakan sumber ilmu pengetahuan yang amat berharga, hampir semua ilmu bermula dari alam dan al-Quran mengajak untuk mempelajari ilmu sains yang memuat bermacam-macam pemikiran terkait fenomena alam, al-Quran memaparkan tentangi penciptaan alam semesta masih secara abstrak, akan tetapi ayat-ayat mengenai penciptaan alam semesta tersebar dibeberapa surah dalam al-Quran yang disebut dengan ayat-ayat kauniyah. Lalu dengan ilmu pengetahuan dipelajari secara mendalam mengetahui bahwa Penciptaan langit dan bumi awalnya adalah satu kesatuan dalam titik singularitas sebagia asal segala apa yang ada di jagad raya ini. Dan dari ayat-ayat al-Quran tersebut dibuktikan oleh para ilmuwan bahwa asal usul penciptaan alam semesta yang kebenarannya mendekati apa yang disampaikan Allah SWT. Melalui ayat alqur an adalah big bang. Skripsi ini memfokuskan kajian tentang penciptaan langit dan bumi pada kitab tafsir ilmi kemenag lipi. Tafsir ini mefokuskan pada kajian saintis, dengan menggunakan metode tematik. Menyimak dari pemahaman diatas maka yang akan menjadi fokus masalah dari penelitian ini adalah : Bagaimana konsep terbentuknya langit dan bumi dalam tafsir kemenag lipi dan Bagaimana relevansi penafsiran ayat-ayat tentang penciptaan langit dan bumi dalam penafsiran kemenag lipi dengan sains. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan data primer tafsir kemenag lipi. Penelitian ini menggunakan pendekatan sains dengan tetap menitikberatkan pendekatan maudhui. Pengolahan data, melalui interpretasi dan analisa data bersifat kualitatif, menarik kesimpulan dengan metode deduktif. Secara umum dapat dilihat bahwa penafsiran kitab kemenag lipi mengenai penciptaan langit dan bumi ialah langit dan bumi diciptakan melalui enam masa, yang dijelaskan didalam al-Quran suart al-araaf ayat 54, enam masa ini diperjelas dalam surat an-Naziat ayat 27-33. Masa pertama ditandai dengan peledakan dahsyat yang disebut dengan Big Bang, setelah terpisah langit dan bumi mengalami yang namanya transisi fase ini membentuk asap. Masa kedua menerangkan keadaan langit serta terciptanya planet, masa ketiga penciptaan tata surya, masa keempat penciptaan bumi, masa ke lima merupakan masa kehidupan, dan masa keenam penciptaan isi bumi. Dimana enam hari disini dibagi untuk menciptakan langit, bumi, dan isinya masing-masing dua hari semua itu yang dijelaskan dalam al-Quran surat fushilat :12, kemudian Fushilat :9, dan fushilat ayat 10. Penafsiran kitab tafsir kemenag lipi mengenai bumi dan langit tercipta sejalan dengan teori Big Bang.Fenomena alam yang terjadi dalam proses penciptaan merupakan kebesaran Allah.