Mengapa ibu hamil 8 bulan susah tidur

Ibu hamil cenderung mudah mengantuk di siang hari dan sulit tidur pada malam hari. Ternyata berbagai hal di bawah ini bisa jadi penyebabnya.

1. Perut yang makin membesar

Semakin hari, bobot janin dalam kandungan Ibu semakin besar seiring bertambahnya usia kandungan. Inilah sebabnya, posisi tidur Ibu tak bisa sebebas sebelum hamil.

Jika sebelum hamil, Ibu bisa bebas tidur dengan posisi telentang atau tengkurap, kini tengkurap jelas lebih sulit dilakukan.

2. Sakit punggung

Janin yang makin berat membuat beban tubuh Ibu selama beraktivitas semakin meningkat. Hal ini membuat banyak Ibu mengalami pegal dan sakit punggung. Rasa sakit inilah yang menyebabkan posisi tidur yang Ibu coba selama hamil terasa serba salah.

3. Napas tersengal

Ukuran janin yang semakin membesar juga cenderung terus menekan dada Ibu. Hal ini kemudian mengakibatkan napas makin terasa sesak dan berat, terutama di malam hari, sehingga ibu hamil susah mencari posisi tidur yang nyaman.

Posisi tidur yang sebaiknya dihindari ibu hamil

Berikut posisi-posisi tidur yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena cenderung membuat tidur makin tidak nyenyak.

1. Telentang

Tidur berbaring telentang memang nyaman jika dilakukan sebelum hamil. Sayangnya, posisi tidur ini tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Apalagi yang sedang hamil tua. Kenapa?

Tidur dengan posisi telentang akan memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah yang ada di sepanjang punggung Anda. Pembuluh yang terhimpit akan membuat Anda lebih rentan untuk mengalami sesak napas, sakit punggung, ambeien, hingga tekanan darah rendah.

Posisi ini juga dapat memotong suplai darah ke janin, yang tentunya berbahaya untuk kesehatan buah hati Anda di dalam rahim.

2. Tengkurap

Bila dilakukan sesekali dan hanya sebentar, sebenarnya posisi tidur ini tidak akan menimbulkan risiko serius. Namun, risiko masalahnya dapat semakin meningkat bila dilakukan rutin setiap malam.

Saat usia kandungan sudah masuk trimester kedua, posisi tengkurap harus dihindari karena berisiko membuat janin tergencet serta kekurangan suplai darah dan nutrisi. Di samping itu, tidur tengkurap saat hamil tua juga akan membuat Anda lebih sulit bernapas lega mengingat ukuran payudara dan perut yang semakin membesar.

Posisi tidur miring ke kiri lebih aman dan nyaman untuk ibu hamil

Para ahli menyarankan ibu hamil untuk tidur berbaring miring ke kiri. Posisi tidur berbaring miring ke kiri akan mempermudah aliran darah di tubuh Ibu, sehingga Ibu terhindar dari risiko kram dan kesemutan yang membuat tidur tidak nyaman.

Posisi tidur ini pun ternyata tidak hanya baik untuk ibu, tapi juga calon buah hati. Aliran darah yang lebih lancar juga membuat nutrisi ke plasenta dan janin terdistribusi dengan baik sehingga pertumbuhan janin lebih optimal.

Agar tidur menyamping terasa lebih nyaman, sanggalah punggung dengan bantal yang empuk. Anda juga bisa selipkan bantal atau guling di kedua kaki agar posisi badan tidak berubah-ubah di tengah malam. Bungkuslah bantal sanggaan tersebut dengan sarung yang lembut agar tidur Anda makin nyaman.

Hal lain yang juga penting diingat, usahakan posisi kepala lebih tinggi ketimbang posisi perut untuk mengurangi risiko sesak napas ataupun mual. Ibu juga diperbolehkan untuk sesekali berganti posisi jadi miring ke kanan bila berbaring di kiri terlalu lama mulai terasa tidak nyaman.

Pemilihan posisi tidur yang tepat diharapkan bisa membantu Ibu hamil untuk tidur lebih nyenyak setiap malam sehingga kesehatan diri sendiri dan janin terjaga dengan baik. Jangan lupa, Ibu sebaiknya juga menyelesaikan segala urusan kamar mandi, termasuk buang air kecil dan buang air besar sebelum tidur. Dengan begini, Ibu jadi tidak harus sering terbangun untuk bolak-balik ke kamar mandi.

Terus semangat menjaga kesehatan Ibu dan calon buah hati ya, Bu!

References:

Sleeping Positions During Pregnancy. (2012). American Pregnancy Association. Retrieved 18 September 2019, from https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/sleeping-positions-during-pregnancy/

Sleeping on Back While Pregnant: Is It Dangerous?. (2019). Healthline. Retrieved 18 September 2019, from https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleep-positions

Cold, F., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2019). Positioning While Sleeping. WebMD. Retrieved 18 September 2019, from https://www.webmd.com/baby/positioning-while-sleeping

Menjalani kehamilan dengan kondisi yang normal tanpa adanya keadaan yang dapat menyebabkan berbagai macam masalah atau gangguan kehamilan tentu merupakan hal yang banyak diinginkan terjadi oleh semua ibu hamil. Demi menghindari kondisi yang dapat berbahaya bagi kesehatan ibu maupun janin serta perkembangan janin tersebut maka ibu harus mengupayakan beberapa usaha selama masa kehamilan yang kurang lebih akan terjadi dalam 40 minggu sebelum proses persalinan tiba.

Cara dan usaha yang perlu dilakukan oleh ibu hamil tersebut harus disesuaikan dengan setiap bentuk perubahan dan perkembangan kehamilan yang terjadi pada setiap usianya mengingat kondisi tubuh ibu hamil juga akan berubah,. Perubahan secara fisik pada ibu hamil tersebut tentu harus diperhatikan dan pastinya bentuk perubahan yang ada juga akan berbeda pada setiap usia kehamilannya sehingga cara dan usaha yang akan dilakukan harus selalu disesuaikan dengan baik.

Pada usia kehamilan 8 bulan mendekati persalinan, perubahan fisik yang terjadi pada ibu hamil akan sangat terasa lebih besar dan menjadikan ibu akan mengalami kondisi susah tidur. Keadaan ibu hamil yang susah tidur tersebut dapat menyebabkan dampak yang lebih buruk sehingga harus diatasi dengan baik dan benar. Berikut ini beberapa cara mengatasi susah tidur saat hamil 8 bulan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil agar tidak muncul dampak buruk bagi kehamilan dalam penjelasan di bawah ini.

  1. Pertahankan rutinitas tidur pada ibu hamil

Sulit tidur atau insomnia pada ibu hamil memang akan kerap terjadi ketika mulai memasuki masa akhir kehamilan termasuk pada usia 8 bulan kehamilan. Untuk menghindari kondisi kesulitas tidur tersebut, ibu perlu mempertahankan rutinitas tidur yang sudah dimiliki dengan baik. Mempertahankan rutinitas tersebut dilakukan dengan tetap memiliki waktu yang disiplin mengenai kapan saatnya tidur dan berapa lama harus tidur di malam hari. Jika membutuhkan waktu lebih untuk tidur, sebaiknya dilakukan pada siang hari.

  1. Perhatikan posisi tidur ibu hamil

Hal selanjutnya yang juga termasuk dalam salah satu cara mengatasi susah tidur saat hamil 8 bulan adalah dengan memperhatikan posisi tidur yang tepat. Posisi tidur ibu hamil 8 bulan yang baik adalah posisi dimana tubuh miring ke sebelah kiri. Posisi tidur ini banyak disarankan oleh dokter kandungan karena dapat membantu menjaga aliran darah agar tetap lancar. Penggunaan bantal tambahan khusus untuk ibu hamil juga dapat dilakukan untuk mendapatkan posisi yang nyaman ketika tidur.

  1. Cukupi asupan nutrisi ibu hamil

Agar ibu hamil dapat tenang dan tidak mengalami masalah terkait tidurnya maka hal yang harus dilakukan adalah mencukupi asupan nutrisi ibu hamil. Nutrisi yang tercukupi dengan baik menjadikan tubuh ibu hamil akan bekerja sebagai mana mestinya dan dapat dengan mudah diistirahatkan. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut maka dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil, meminum susu ibu hamil, dan menghindari berbagai macam pantangan bagi ibu hamil terkait makanan.

  1.  Menenangkan pikiran ibu hamil

Salah satu penyebab ibu hamil sulit untuk tidur adalah karena pikiran yang tidak tenang dan munculnya kekhawatiran kekhawatiran yang dipikirkannya terkait kondisi kehamilan dan persalinan yang sudah semakin dekat. Untuk membantu agar ibu hamil tetap dapat memiliki waktu tidur dan kualitasnya yang baik maka menenangkan pikiran sangat perlu dilakukan. Penenangan pikiran dan cara menghilangkan stes saat hamil tersebut dapat distimulus dengan cara mematikan lampu ketika tidur, mendengarkan musik klasik, dan sering melakukan aktivitas sharing dengan orang lain.

  1. Melakukan teknik relaksasi

Kondisi tubuh dan otot ototnya yang tidak relak akibat menghadapi masa kehamilan menjadi salah satu hal yang dapat menyebabkan ibu hamil sulit tidur. Salah satu cara mengatasi susah tidur saat hamil 8 bulan adalah dengan melakukan teknik relaksasi. Beberapa teknis relaksasi seperti pemijatan, peregangan, pernafasan, hingga mandi air hangat dapat dilakukan oleh ibu hamil.

  1. Tetap menjaga gerak aktif ibu hamil

Ukuran perut yang sudah sangat besar pada usia kehamilan 8 bulan menjadikan beberapa ibu hamil seringkali sulit dan malas untuk bergerak yang dapat memberikan dampak buruk bagi tubuhnya. Salah satu hal yang harus diperhatikan agar ibu hamil memiliki aktivitas tidur yang sehat dan teratur adalah tepat menjaga agar tubuh selalu bergerak secara aktif namun tetap harus diperhatikan dan diwaspadai ketika muncul resiko. Selain membantu menghindarkan insomnia pada ibu hamil, manfaat lain dari terjaganya gerak aktif ibu hamil adalah mengurangi kram kaki, menghindari stres, mencegah berat badan, dan menambah energi.

Itulah beberapa cara mengatasi susah tidur saat hamil 8 bulan yang dapat dilakukan oleh setiap ibu hamil sehingga waktu dan kualitas istirahatnya tetap terjaga. Istirahat yang berkualitas melalui jalan tidur yang benar dapat membantu menjaga kehamilan ibu selalu dalam keadaan yang normal dan terhindar dari berbagai macam gangguan kehamilan.

Apakah wajar hamil 8 bulan susah tidur?

Susah tidur saat hamil tua merupakan keluhan yang sering terjadi. Diperkirakan setidaknya 3 dari 4 ibu hamil mengalami kondisi ini.

Jika ibu hamil susah tidur malam Apa Solusinya?

Mandi air hangat sebelum tidur. Banyak minum air putih. Tinggikan posisi kepala saat tidur dengan menggunakan tumpukan bantal. Gunakan pelembab ruangan di kamar tidur.

Bagaimana Posisi tidur Yang Baik Untuk ibu Hamil 8 Bulan?

Bila ibu hamil tidur dengan posisi demikian, ada pembuluh darah besar yang disebut aorta dan vena cava, yang bisa tertekan dan berujung pada terhambatnya aliran darah baik pada ibu maupun janin. Untuk itu, posisi yang dianjurkan adalah miring, terutama miring ke kiri.

Gejala apa saja yang dirasakan ibu hamil di usia kandungan 8 bulan?

Keluhan ibu hamil 8 bulan biasanya sama seperti keluhan di awal hingga pertengahan kehamilan, meliputi kelelahan, heartburn atau nyeri ulu hati, dan sesak napas. Hanya saja, gejalanya akan lebih sering dan lebih berat, mengingat sudah semakin dekat dengan waktu persalinan.