Cara Mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur

Scroll untuk melanjutkan membaca

Home > Kehamilan > Trimester 3

TRIMESTER 3

30 Maret 2022

Semakin besar usia kehamilan biasanya ibu hamil akan sering sesak saat tidur

0

0

Simpan

Cara Mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur

Artikel ditulis oleh Nurul Aulia Ahmad

Disunting oleh Aprillia

Daftar isi artikel

  • Cara Mengatasi Sesak Napas pada Ibu Hamil saat Tidur
  • Penyebab Ibu Hamil Merasakan Sesak Napas saat Tidur
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • Dampak Sesak Napas pada Janin
  • Tips Agar Ibu Hamil Bisa Tidur Lebih Nyaman

Produk rekomendasi

Topik Terkait

sesak napassesak napas ibu hamilkesehatan kehamilansesak napas pada ibu hamilcara mengatasi sesak napas pada ibu hamil saat tidurKehamilan

Tools untuk Si Kecil

Pertumbuhan

Imunisasi

MPASI

Pencapaian

Baby Name Finder

Berbagai inspirasi nama beserta artinya yang bisa kamu pilih untuk Si Kecil. Yuk, coba.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Cara Mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur

Tulis komentar...

Artikel Terkait

Tampilkan lebih banyak

7 Aplikasi Tes Kehamilan dengan Sidik Jari yang Wajib Moms Coba

Kehamilan

17 Obat Batuk untuk Ibu Hamil, Mulai dari yang Alami Sampai Medis

Kehamilan

12 Tanda Proses Pembuahan Berhasil dan Sedang Terjadi, Termasuk Sakit Punggung!

Kehamilan

Gejala Hamil Tapi Test Pack Negatif, Ini 10 Penyebabnya

Kehamilan

11 Penyebab Keluar Flek Saat Hamil Muda dari Trimester Pertama, Kedua, dan Ketiga

Kehamilan

Jenis Kelamin saat Lahir Berbeda, Ini Penyebab Perbedaan Hasil USG!

Kehamilan

Jahitan Melahirkan Normal Lepas, Ciri-Ciri dan Kenali Pencegahannya

Kehamilan

Masturbasi saat Hamil, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasannya!

Kehamilan

Baca Selanjutnya

Diskon Orami Hari Ini!

HomeShoppingArticlesNewIbuSibukAccount

Sesak napas pada ibu hamil tetap harus waspada, jika bertambah parah harus ke dokter

Pernah merasakan sesak napas saat hamil apalagi saat tidur? Sebagian besar ibu hamil memiliki problem ini baik di awal atau akhir kehamilannya.

Umumnya, sesak napas pada ibu hamil ini tidak berbahaya dan tidak mempengaruhi asupan oksigen kepada janin.

Ada beberapa penyebab ibu hamil bisa sesak napas. Meski tidak berbahaya, kita juga harus tetap berhati-hati.

Sebab jika gejalanya parah atau disertai tanda-tanda lain, ibu hamil tersebut harus di bawa ke dokter.

Dikutip dari What to Expect, sesak napas mulai dirasakan ibu hamil di trimester kedua kehamilan. Pada trimester ketiga, gejala sesak napas ini bisa meningkat seiring perkembangan bayi di dalam kandungan.

Pada awal kehamilan, gejala sesak napas ini bisa dirasakan beberapa ibu hamil. Mungkin juga terjadi saat kita tidur dan beristirahat. Apakah berbahaya jika terjadi di trimester awal kehamilan?

Berikut Popmama.com rangkum cara mengatasi sesak napas pada ibu hamil saat tidur.

1. Penyebab ibu hamil mengalami sesak napas

Cara Mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur

Freepik/kamranaydinov

Dikutip dari Medical News Today, sesak napas selama kehamilan tampaknya disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari pertumbuhan janin dalam perut hingga perubahan ritme pada jantung selama kehamilan.

Beberapa ibu hamil mungkin tampak segera menyadari perubahan dalam pernapasan mereka. Sementara yang lain baru menyadari hal ini saat ada di trimester kedua dan ketiga.

Diafragma, pita jaringan otot yang memisahkan jantung dan paru-paru dari perut, naik sebanyak 4 sentimeter selama trimester pertama kehamilan.

Gerakan diafragma membantu paru-paru terisi udara. Beberapa ibu hamil mungkin tidak menyadari perubahan mereka saat bernapas dan baru sadar saat menarik napas dalam-dalam.

Ini bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dan seolah sesak napas. Apalagi saat tidur atau beristirahat. Hal ini umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja.

Selain perubahan pada diafragma, ibu hamil sering kali bernapas lebih cepat karena peningkatan hormon progesteron .

Progesteron memainkan peran penting dalam perkembangan janin. Hormon ini juga merupakan stimulan pernapasan. Sehingga bisa menyebabkan pernapasan ibu hamil menjadi lebih cepat seolah sesak napas.

Jumlah progesteron dalam tubuh ibu hamil akan meningkat sepanjang kehamilan. Bernapas lebih cepat tidak selalu menyebabkan sesak napas dan beberapa ibu hamil sudah bisa merasakan ini dari awal kehamilannya.

2. Cara mengatasi sesak napas pada ibu hamil terutama saat tidur

Cara Mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur

Freepik/cookie-studio

Merasa sesak napas bisa membuat tidak nyaman dan membatasi aktivitas fisik ibu hamil sehari-hari. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan ibu hamil agar bisa bernapas lebih nyaman, berikut di antaranya:

  • Melatih postur tubuh yang baik akan memungkinkan rahim sedikit menjauh dari diafragma. Bantuan sabuk penyangga kehamilan bisa membuat agar ibu hamil memiliki postur yang baik menjadi lebih mudah.
  • Tidur dengan bantal yang menopang punggung bagian atas. Ini memungkinkan gravitasi menarik rahim ke bawah dan memberi paru-paru lebih banyak ruang.
  • Memiringkan badan sedikit ke kiri dalam posisi ini juga dapat membantu menjauhkan rahim dari aorta yang merupakan arteri utama yang menggerakkan darah beroksigen ke seluruh tubuh.
  • Mempraktikkan teknik pernapasan yang biasa digunakan dalam persalinan, seperti pernapasan Lamaze. Ini membantu ibu hamil bernapas lebih mudah terutama di kehamilan trimester akhir. Cara ini juga membantu latihan pernapasan saat persalinan kelak.
  • Pelankan aktivitas saat hamil. Sangat penting untuk beristirahat pernapasan lebih cepat dan seolah makin sulit. Pada tahap akhir kehamilan, beberapa ibu hamil mungkin tidak dapat melakukan aktivitas fisik pada tingkat yang sama seperti sebelumnya.
  • Jika ibu hamil memiliki kondisi medis lain yang mendasari yang menyebabkan sesak napas, penting untuk mengikuti rekomendasi dokter untuk segera diobati.

Kapan ibu hamil bisa tidak sesak napas?

Sesak napas pada ibu hamil bisa signifikan berkurang pada akhir kehamilan. Yakni saat bayi turun ke panggul dan memberikan ruang yang cukup bebas untuk paru-paru bernapas.

3. Sesak napas selama kehamilan, perlukah ke dokter?

Cara Mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur

Freepik/user18526052

Melansir dari What to Expect, Jika terus-menerus merasa sesak napas, bicarakan dengan dokter segera. Sesak napas terkadang dapat disebabkan oleh anemia selama kehamilan karena penipisan sel darah merah pembawa oksigen.

Konsultasikan juga dengan dokter jika ibu hamil memiliki penyakit asma. Jika mengalami kesulitan bernapas hingga bibir atau ujung jari tampak membiru, mengalami nyeri dada dan denyut nadi cepat, segera hubungi dokter terdekat.

Itulah tadi informasi mengenai cara mengatasi sesak napas pada ibu hamil saat tidur. Semoga informasi ini membantu Mama yang membutuhkan!

Baca juga:

  • Apakah Krim Penghilang Bulu Aman untuk Ibu Hamil?
  • Kondisi Kehamilan akibat Pernikahan Dini
  • 5 Penyebab Kehilangan Nafsu Makan saat Hamil

Kenapa ibu hamil sering sesak nafas saat tidur?

Jumlah darah dalam tubuh wanita meningkat secara signifikan selama masa kehamilan. Jantung harus memompa lebih keras untuk memindahkan darah tersebut ke seluruh tubuh dan ke plasenta. Beban kerja yang meningkat pada jantung pada akhirnya bisa membuat ibu hamil merasa sesak napas.

Apakah bahaya ibu hamil mengalami sesak nafas?

Mengalami sesak napas saat hamil merupakan hal yang sering terjadi. Sebagian kasus sesak napas pada ibu hamil (bumil) ini tidaklah berbahaya. Meski begitu, sesak napas saat hamil juga bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan yang lebih serius. Bumil mungkin merasakan sesak napas selama masa kehamilan.

Langkah pertama saat sesak nafas?

Cara Mengatasi Sesak Nafas dengan Cepat.
Mencoba Mengambil Udara dengan Bibir yang Mengerucut. ... .
Melakukan Pernapasan Diafragma. ... .
3. Duduk Sambil Merilekskan Tubuh. ... .
4. Duduk dengan Kepala Bersandar pada Meja. ... .
Berdiri dengan Punggung yang Ditopang. ... .
6. Berdiri dengan Posisi Lengan yang Ditopang. ... .
7. Tidur dalam Posisi Santai..

Kenapa bumil tidur miring kiri terasa sesak?

Lebih jelasnya, penyebab nyeri dan sesak nafas saat tidur miring ke kiri saat hamil adalah sebagai berikut: Penekanan akibat perubahan rahim yang semakin besar sehingga menekan diafragma pada posisi tertentu dan menyebabkan sesak dan kurang lega saat bernafas.