Apa yang menyebabkan komunisme dilarang oleh pemerintah Indonesia

sebutkan beberapa musik sakral yang ada dibali beserta penjelasan nya...​

berikan gambar singkat bagaimana proses intergrasi (penyatuan) di Indonesia melalui kegiatan pelayaran dan perdagangan antar pulau​

jelaskan perbedaan antara permainan debus dengan pertunjukan wayang​

tuliskan beberapa contoh akulturasi islam dalam bentuk seni bangunan​

jelaskan secara lengkap kerajaan islam yang pernah berdiri di Indonesia, (nama Raja, Letak Kerajaan, Tahun berdiri, Perkembangannya)​

jelaskan 2 bukti tentang masuknya islam Indonesia(dari luar dari dalam)​

Hi teman-teman minta tolong di jawab Sebutkan 5 perbedaan dan persamaan sistem pendidikan islam di Singapura, thailand dan Indonesia? terimakasih

Hikmah terbentuknya armada laut Islam antara lain mempertahankan kota iskandariyah dalam pertempuran tiang kapal dari pasukan​.

Bila seorang penyanyi dari Amerika Serikat menghibur tamu disalah satu hotel di Jakarta dan kepadanya dberikan honorarium, maka penyanyi tersebut term … asuk…. ​.

Penataan masjid di Indonesia ditata sedemikian dengan komposisi mocopat, yakni….A.letak masjid di sebelah utara alun-alun dan letak istana di sebelah … timurB.letak masjid di sebelah barat alun-alun dan letak istana di sebelah selatanC.letak masjid berada di tengah-tengah pendudukD.letak masjid berada di ujung pemukimanE.letak masjid di pinggir jalan agar mudah di akses​

Banyak orang di Indonesia yang begitu takut mendengar kata ‘Komunis’. Sebenarnya, apa itu komunis? Komunis adalah orang yang berpedoman dengan paham komunisme, sementara komunisme adalah sebuah paham yang menekankan kepemilikan bersama atas hak milik dari alat produksi dan tidak adanya kelas sosial diantara masyarakat, uang, dan juga negara. Ideologi yang pertama kali diperkenalkan oleh Karl Max ini merupakan ideologi yang berkembang dari paham sosialisme. Namun bedanya apabila sosialisme memiliki prinsip “dari masing-masing sesuai dengan kemampuannya, untuk setiap orang sesuai konstribusinya”, sedangkan komunisme “dari masing-masing sesuai dengan kemampuannya, untuk setiap orang sesuai kebutuhannya”.

Dengan penjabaran diatas, tentu akan terlihat mengapa hal tersebut dilarang di Indonesia. Karena komunis mementingkan kepentingan secara umum dan untuk negara, sehingga hak-hak secara individu akan ditolak apabila tidak memberikan keuntungan untuk umum. Sedangkan di Indonesia yang menganut sistem demokrasi, tentu hal tersebut tidaklah terjadi. Semua warga Indonesia dijamin haknya untuk berkembang secara masing-masing tanpa batasan. Sila pertama di Pancasila sebagai dasar negara juga menyebutkan ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ artinya negara Indonesia merupakan negara yang berpegang teguh dengan faham keagamaan dan menolak faham anti Tuhan, seperti yang diajarkan di komunisme. Selain itu, komunisme juga membunuh rasa nasionalis karena di dalam komunisme semua hal diatur oleh negara dan apa yang negara katakana benar adalah benar. Hal tersebut tentu mengarah kepada sebuah kediktatoran dimana negara berkuasa. Sementara rasa nasionalis adalah rasa yang tumbuh atas dasar cinta kepada tanah airnya.

Hal lainnya adalah walaupun komunisme memiliki program untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, tanpa kelas dan semua orang itu sama, namun pada kenyataannya dalam usaha mewujudkannya mereka menggunakan fase diktator proletariat yang berfungsi untuk membersihkan semua orang yang dianggap sebagai lawan dari komunis terutama bagi orang-orang dari aliran sebelah yaitu demokrasi. Selain itu juga, komunisme juga memberikan doktrin tentang revolusi yang terus menerus ke seluruh dunia agar seluruh dunia tersebar paham komunisme. Tentu hal tersebut berbeda sekali dengan dasar negara Indonesia. Komunisme juga menganut sistem satu partai, yaitu partai komunis. Sehingga ketika negara tersebut menggunakan paham komunis, maka warga negaranya tidak memiliki pilihan lain. Negara yang tidak memiliki oposisi itu pada dasarnya tidak menghormati HAM. Karena HAM menegaskan bahwa kita semua memiliki hak untuk memilih pilihan, tidak ditentukan sedemikian rupa.

Dengan penjelasan diatas, tentu anda akan mengerti mengapa komunis dilarang sekali di Indonesia. Komunisme dan Demokrasi adalah dua paham yang amat sangat bertolak belakang, bagaikan api dan air. Negara kita yang mempunyai dasar negara Pancasila dan UUD45 yang berpaham demokrasi ini tentu tidak ingin apabila komunisme masuk ke dalam negara ini dan merusak segala hal yang telah pahlawan kita perjuangkan sejak awal sebelum Indonesia merdeka. Pemerintah secara resmi melarang adanya paham komunis di Indonesia sejak ditetapkannya TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia dan menetapkan PKI sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah Indonesia. Juga dengan ditetapkannya Pasal 2 TAP MPRS XXV yang menyatakan bahwa setiap kegiatan di Indonesia untuk menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran komunisme/marxisme-leninisme dalam segala bentuk dan manifestasinya, dan penggunaan segala macam aparatur serta media bagi penyebaran dan pengembangan paham atau ajaran tersebut, dilarang. Dengan demikian, hilanglah sudah jejak kebesaran komunisme di Indonesia hingga saat ini.

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Peristiwa berdarah G30S PKI tentunya akrab di telinga masyarakat Indonesia ketika membahas mengenai komunisme. Salah satu bahaya laten yang sering terdengar mengancam.

Ada baiknya sebelum membahas mengenai komunisme, pahami apa itu komunisme, bagaimana komunisme muncul di Indonesia, dan mengapa komunis dilarang di Indonesia.

Apa itu komunis?

Komunis merupakan sebutan untuk orang yang menganut dan menjalankan paham komunisme. Sedangkan pengertian komunisme adalah paham yang berhubungan dengan filosofi, politik, sosial, dan ekonomi, dimana tujuan utamanya adalah untuk menciptakan masyarakat dan sistem ekonomi yang maju dalam hal teknologi dan tenaga-tenaga produktif.

Di sisi lain, komunisme adalah suatu ideologi yang lebih mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan. Paham komunisme menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi (modal, tanah, tenaga kerja) dimana tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, dan setara atau tanpa kelas.

Lebih jauh, komunisme merupakan suatu paham anti-kapitalisme, dimana dalam penerapannya tidak mengakui kepemilikan akumulasi modal pada individu dan seluruh alat-alat produksi dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Pada dasarnya, ideologi komunisme bertentangan dengan Pancasila karena dalam komunisme sangat membatasi demokrasi dan tidak mengakui adanya hak perorangan.

Mulai masuk Indonesia

Komunisme masuk ke Indonesia dipelopori oleh Hendricus Josephus Fransiscus Marie Sneevliet yang merupakan warga Belanda yang datang ke Indonesia pada tahun 1913. Bersama Adolf Baars, Hendricus mendirikan Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV).

Awalnya organisasi ini tidak mempropagandakan komunis, namun lambat laun mengubah diri menjadi berpandangan komunis. Setelah keberhasilan revolusi di Rusia, mereka memasuki organisasi-organisasi massa untuk menyebarkan paham ini, salah satunya Sarekat Islam (SI) pimpinan Semaun.

Kemudian SI terbelah menjadi SI Merah dan SI Putih. Akhirnya SI Merahlah yang menjadi Partai Komunis serta melakukan pemberontakan pada tahun 1926, 1948 hingga 1965 yang mengakibatkan kejatuhan Soekarno.

Muncul Partai Komunis Indonesia

Kemudian pada tahun 1917, lahir Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, nama PKI belum besar karena dibuat secara diam-diam dan menjadi fraksi kiri dalam SI.

Sebelum mendirikan PKI, Semaun dan Darsono pernah mengenyam pendidikan tentang komunis dari Sneevlit di Indische Social Demoratische Partij (ISDP). Sneevlit sendiri diketahui merupakan sayap kiri di dalam ISDP. Dari sana, keduanya sering berdiskusi dengan Sneevlit.

Keduanya melihat celah di SI, sehingga secara perlahan memasukkan ideologi-ideologinya. Dalam sejarahnya di Indonesia, PKI melakukan tiga pemberontakan. Pemberontakan pertama adalah tahun 1926.

Pemberontakan itu gagal dan PKI dilibas pemerintah kolonial Belanda. Ribuan orang dibunuh dan sekitar 13.000 orang ditahan. Sejumlah 1.308 orang, umumnya kader-kader partai, dikirim ke Boven Digul, sebuah kamp tahanan di Papua.

Gerakan bawah tanah membangkitkan PKI hingga kembali solid. Pada 1948, PKI melancarkan pemberontakan kedua. Pemberontakan berniat meruntuhkan RI dan menggantinya dengan negara komunis. Upaya kedua ini kembali gagal. Literatur mencatat pemberontakan ketiga dilakukan pada 1965, lagi-lagi gagal.

Nah, sampai sini sudah paham sedikit kan, mengapa komunis tidak bisa diterima di Indonesia. Mereka berusaha mengganti ideologi bangsa Indonesia menjadi komunis.

Ciri radikalisme

Paham komunisme memiliki beberapa ciri-ciri yang kelihatan dalam propagandanya. Untuk itu masyarakat harus jeli melihat tanda-tanda radikalisme komunis agar tidak terhasut.

1. Paham ini mengajarkan teori pertentangan kelas sosial di masyarakat, sehingga sering terjadi pertentangan antara kaum proletariat melawan tuan tanah dan kapitalis.

2. Komunisme memiliki doktrin revolusi terus-menerus (continuous revolution) hingga menyebar ke seluruh dunia.

3. Menganut sistem politik satu partai, yaitu partai komunis. Dalam penerapannya hanya ada satu partai saja dan tidak ada partai oposisi, sehingga cenderung tidak menghormati Hak Asasi Manusia.

4. Mereka tidak akan bicara tentang negara dan hukum. Negara dan hukum akan hilang karena tidak dibutuhkan dalam paham Komunisme.

5. Kekayaan alam dan alat-alat produksi merupakan milik pemerintah sepenuhnya dan kepemilikan individu tidak diakui selain pakaian, perabotan, dan upah.

6. Secara teori, paham ini bertujuan untuk memakmurkan rakyat, dan tanpa kelas sosial. Namun, pada pelaksanaannya ada fase diktator proletariat yang bertugas menghabiskan lawan komunisme, terutama tuan tanah.

Jika komunisme memperjuangkan keadilan bagi rakyatnya, mengapa Indonesia tidak bisa menerimanya? Alasan utama adalah karena komunis tidak mengakui Tuhan.

Berikut alasan mengapa komunis tidak bisa diterima di Indonesia.

1. Indonesia adalah negara yang terdiri dari bermacam penganut agama. Bahkan sila pertama dalam Pancasila menyebutkan “Ketuhanan yang Maha Esa”. Artinya Indonesia adalah negara yang beragama dan mengakui Tuhan. Sementara konsep ketuhanan tidak ada dalam paham komunisme.

2. Indonesia menganut sistem demokrasi. Sementara komunisme tidak mengakui itu. kekuasaan mutlak ada di tangan pemerintah.

3. Karena tidak mengakui tuhan berarti komunis tidak mengenal agama. Dimana agama mengajarkan mana yang baik dan mana yang buruk. Komunisme cenderung tidak menghargai Hak Asasi manusia. Sehingga pembantaian, pengurungan, penyiksaan itu gampang sekali mereka lakukan.

4. Tidak ada kebebasan individu untuk berkembang sehingga masyarakatnya cenderung pasif dan tidak memiliki motivasi untuk berkembang.

(dhanti/EB/pelayananpublik.id).